Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejatinya adalah lembaga internasional yang dengan kehadirannya diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan internasional. Akan tetapi fungsi itu tidak berjalan sesuai tujuan dasarnya, yaitu sebagai agen of control, PBB sekarang ini (atau sejak awal) tidak pernah mampu bersifat adil terhadap negara-negara berkembang, Diakui atau tidak hal itu terjadi karena PBB lahir dan tumbuh besar bersama bersama sistem negara barat, yang kata proklamator kita Bung Karno “Imperialisme dan Kolonialisme adalah anak kandung dari sisitem negara barat” misalnya dalam konfilk semenanjung korea, PBB selalu memojokan Korut, dan dalam beberapa isu lainnya, salah satunya isu HAM dan Terorisme. Misalnya masalah penjara Guantanamo sama sekali tidak tersentu, sedangkan disatu sisi sangat vokal mengembar gemborkan pelanggaran HAM di Suriah.
Cari Yang Lain :
19 May 2013
Ketika Bung Karno Menampar PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejatinya adalah lembaga internasional yang dengan kehadirannya diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan internasional. Akan tetapi fungsi itu tidak berjalan sesuai tujuan dasarnya, yaitu sebagai agen of control, PBB sekarang ini (atau sejak awal) tidak pernah mampu bersifat adil terhadap negara-negara berkembang, Diakui atau tidak hal itu terjadi karena PBB lahir dan tumbuh besar bersama bersama sistem negara barat, yang kata proklamator kita Bung Karno “Imperialisme dan Kolonialisme adalah anak kandung dari sisitem negara barat” misalnya dalam konfilk semenanjung korea, PBB selalu memojokan Korut, dan dalam beberapa isu lainnya, salah satunya isu HAM dan Terorisme. Misalnya masalah penjara Guantanamo sama sekali tidak tersentu, sedangkan disatu sisi sangat vokal mengembar gemborkan pelanggaran HAM di Suriah.
01 May 2013
Dukung "Media Massa Sehat" untuk Selamatkan Orang Tercinta Anda
Di
era modern seperti sekarang ini peran media massa sudah merasuk
hampir ke setiap sendi-sendi kehidupan manusia, itu tidak dapat
dipungkiri, misalnya saja ketika anda sedang mengendarai mobil dan
mendengar radio yang mengabarkan tentang keadaan lalu lintas di
sekitar anda atau hanya sekedar lagu-lagu hits terkini, ketika pagi
hari anda sedang asyik duduk menikmati kopi maka membaca koran
redaksi Olaraga, Nasional, Internasional adalah sebagai pilihan yang
terasa nikmat, atau bahkan ketika anda selesai kerja melihat anak ,
suami, istri atau saudara yang sedang menonton TV dengan tema :
konflik antara Adi CS vs Eyang Subur, atau bahkan ketika dikala
santai sedang cengar-cengir karena melihat dan mendengar
kreatifitas seniman Indonesia yang menjadikan kemurkaan Arya Wiguna
sebagai bahan Rapp (lagu), belum lagi ketika mengakses
internet di komputer kesayangan anda. Dari aktifitas-aktifitas itu
apa yang yang dapat anda simpulkan?.. Iya, Benar ! kesimpulan
sederhana yang dapat disepakati adalah bahwa setiap hari saya, anda
dan semua orang tercinta kita, selalu disuguhi banyak informasi
tanpa atau dengan sedikit filter. Tapi tahukah anda bahwa informasi
yang disajikan di Media massa sering kali mendistorsi atau sengaja
didistorsi (memutar balikan) informasi. Untuk apa? Tentu ada motivasi
dibalik itu.
27 March 2013
Suriah: Antara Toleransi Melawan "Hantu" Perang Saudara
Tidak ada yang menang dalam perang, itulah kata yang paling pantas di ungkapkan ketika menanggapi perang saudara di Suriah, bagaimana tidak? sama seperti perang-perang dibelahan bumi lainnya perang saudara di Suriah ini sudah menelan korban jiwa ratusan ribu orang meninggal, dalam konflik itu banyak wanita mendadak menjadi janda, laki-laki menjadi duda, anak-anak menjadi yatim piatu. Celaka nya kesemua mahluk hidup yang terlibat dalam pembantaian itu adalah 'manusia' yang seharusnya dengan pikirannya bisa menciptakan kebaikan-kebaikan dan kedamaian bukan justru perperangan yang katanya hanya disebabkan perbedaan latar belakang.
Meskipun demikan jika di telaah lebih lanjut perbedaan latar belakang hakikatnya bukanlah masalah utama dalam perang saudara di Suriah ini, hal itu dapat dipahami menginggat bahwasannya jauh sebelum pecahnya perang saudarah yang terjadi, masyarakat Suriah telah lama hidup dengan tingkat kompleksitas yang beragam dengan menjunjung tinggi toleransi atas keanekaragaman latar belakang yang ada, sehingga atas dasar itu alasan perbedaan latar belakang dalam pecahnya konflik Suriah itu tak lagi relevan dengan sejarah panjang kerukunan masyarakat di Suriah.
Label:
Dunia,
Internasional,
madzhab,
Perang saudara,
Suriag,
Toleransi
02 March 2013
Farhat Abbas : Dicari Petrus untuk Koruptor. Sebuah Satire !
Sumber gambar http://ciricara.com/wp-content/uploads/2013/01/ciricara.com-farhat_abbas_dilaporkan_ke_polisi.jpg
|
Siapa yang tidak
kenal calon presiden muda Farhat Abbas?
Jika sedikit saja kawan-kawan sering lihat TV gosip maka
akan tak asing dengan nama Lawyers yang relatif muda itu, konon dia mencalonkan sebagai presiden muda dengan Trade Merk “Sumpah pocong”, dan gaya
lugas yang sering menimbulkan kontraversi nya, misal saja saat pengunaan istilah
berbau “rasis” dalam Tweet nya, sehingga sampai diperdbatkan dalam salah satu
TV swasta di Indonesia yang
mendatangkannya dan Anton Medan sebagai pihak yang merasa risih, dari acara
“debat” itu lah saya baru tahu bahwa
tokoh muda yang satu ini memang sering mengunakan media sosial khususnya
Twiteer sebagai sarana untuk menyalurkan
ide, saya pun memfollow twiter @ farhatabbaslaw, singkat cerita banyak
tweet-tweet menarik yang d tuliskannya.
Dari beberapa
kicauan-kicauan yang menarik nan
inspiratif dari twiter Farhad Abbas, ada salah satu tweet yang dirasa menarik untuk dibahas, yaitu tweet
pada (28/02/2013) yang berbunyi
:
Dicari/terima rakyat yg mau menjadi Petrus
koruptor! (penembak misterius para koruptor! Yg bikin RI sengsara!) saat gue
jadi Presiden nanti!
21 January 2013
Vidieo : Percobaan Pembunuhan Ketua Partai Movement for Rights and Freedoms di Bulgaria
Bulgaria dikejutkan dengan terjadinya percobaan pembunuhan terhadap ketua Partai Movement for Rights and Freedoms. Sebelumnya Ketua MRF Ahmed Dogan ditodong dengan pistol gas saat berpidato di Konfensi MRF, beruntung pistol tersebut tidak berfungsi seperti kemauannya, sehingga terselamatkannya nyawa Ketua partai MRF itu , Ahmad Dogan. (klik Vidieo untuk menyaksikan)
Subscribe to:
Posts (Atom)
